» » Makanan Cerdas : Kacang Hijau

Makanan Cerdas : Kacang Hijau

Penulis By on Wednesday, February 6, 2013 | No comments



 
Kacang hijau atau phaseolus aureus berasal dari famili Leguminoseae alias polong-polongan. Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak  jenuh. Asupan lemak tak jenuh penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Kacang hijau juga berfungsi membantu meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan, karena secara tidak langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
Kacang hijau juga dapat dijadikan sebagai sumber energi karena mengandung vitamin B1. Yang merupakan  bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi.
Kacang Hijau dapat memaksimalkan kerja syaraf  yang terganggu akibat oksidasi karbohidrat yang terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang yang sedang stress.
Kacang hijau juga mengandung vitamin B2 yang membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.|| 

Abu Fatih.
sumber gambar : anindaserunai.wordpress.com
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya