» » Agar Nafsu Makan Anak Meningkat

Agar Nafsu Makan Anak Meningkat

Penulis By on Monday, October 20, 2014 | No comments

Oleh Beta Haninditya

Anak-anak mungkin perlu perangsang nafsu makan untuk membantu mereka mendapatkan atau mempertahankan berat badan yang sehat. Tidak harus dengan obat. Meningkatkan nafsu makan anak bisa dilakukan dengan eksplorasi cara memasak. Orangtua bisa mencoba memasak aneka makanan dengan berbumbu dan bukan hanya sayuran bening saja. Bisa mencoba aneka rasa, dan memperkaya rasa makanan anak tak ada salahnya.

Makanan tinggi nutrisi juga dapat merangsang nafsu makan pada anak-anak, karena mengandung vitamin dan mineral. Buah-buahan memiliki jumlah vitamin yang tinggi vitamin A, C dan serat seperti, mangga, pisang, jeruk dan blueberry. Memasukkan buah-buahan segar ke dalam smoothie dan tambahkan yoghurt (sumber serat, kalsium dan B12). Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, dan lainnya.

Kekurangan vitamin dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak-anak. Anak-anak mengalami stres atau penyakit kronis sering menderita gangguan penyerapan vitamin. Ada tablet khusus dan formula vitamin cair yang dirancang hanya untuk anak-anak untuk memberikan vitamin C yang diperlukan, D, seng, kalsium dan B12 - semua penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, sesuai dengan pilihan vitamin yang sehat. Anak-anak juga didorong untuk mengonsumsi vitamin setiap hari untuk menginduksi nafsu makan mereka

Hadirkan suasana makan yang nyaman. Penting juga, anak diberi pengertian tentang arti makanannya karena anak sudah bisa berimajinasi tentang apa yang dikatakan orangtua atau pengasuhnya. 

Usahakan agar orangtua dan anak bisa makan bersama. Dengan cara ini, si anak akan melihat lalu mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya di meja makan. Dan bagi orangtua, hal ini juga bisa dijadikan kesempatan untuk mengajarkan cara makan yang baik. Perhatikan pemberian susu dan makanan selingan. Untuk balita, pemberian susu cukup dua gelas sehari. Begitu pun makanan selingan, jangan berlebihan. 

Khusus untuk ibu bekerja, disarankan untuk selalu mempersiapkan dan mengawasi apa yang diberikan untuk si balita, termasuk jenis bahan dan jumlahnya. Tulis pula urutan makanan yang mesti diberikan pada si kecil di tempat yang 'strategis' dan gampang diingat. Jangan lupa juga untuk selalu memantau perkembangan makanan balita Anda. Seandainya tidak mau makan, lekas beri petunjuk pada pengasuh untuk mengganti makanan yang lain.||


*) Beta Haninditya, Apoteker RSKIA Sadewa Sleman
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya