» » Agar Puasa Kita Tidak Bercacat

Agar Puasa Kita Tidak Bercacat

Penulis By on Thursday, June 11, 2015 | No comments


Oleh : Mohammad Fauzil Adhim

Ada yang berpuasa, tapi tidak memperoleh ampunan-Nya. Semoga Allah Ta'ala selamatkan kita dari kecelakaan yang semacam itu. Apa yang menyebabkan rusaknya puasa kita? Banyak hal. Salah satunya perkataan sia-sia maupun keji, melalui lisan maupun jemari (tweet, WA, status FB dan sejenisnya).

Mari kita ingat sejenak sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:
لَيْسَ الصِّيَامِ مِنَ الْأَكْلِ الشَّرَابِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ الّغْوِ وَالرَّفَتِ فَإِنْ شَابَكَ أِحَدٌ أَوْ جَهَلَ عَلَيْكَ فَقُلْ : إِنّي صَا ئِمٌ، إِنِّي صَاءِمٌ
"Puasa bukanlah dari makan, minum (semata), tetapi puasa itu menahan diri dari perbuatan sia-sia dan keji. Jika ada orang yang mencelamu, katakanlah: Aku sedang puasa, aku sedang puasa." HR. Ibnu Khuzaimah.

Meski kita berdiam di masjid, lisan tak mengucap perkataan yang bikin sakit, tapi kalau jemari masih sibuk mengolok lewat tweet, FB dan berbagai saluran social media lainnya, apa maknanya??? Maka menahan diri dari perkataan yang sia-sia, terlebih yang keji, bukan hanya berlaku bagi ucapan lisan. Ucapan via social media perlu dijaga.

Jika terhadap ajakan untuk saling berdebat saja kita patut mengucap "saya puasa", maka patutkah kita sibuk memancing masalah untuk debat? Cukuplah kita mengingat sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam untuk berhati-hati agar kita terhindar dari puasa bercacat.
Sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:
رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالْعَطَشُ
"Berapa banyak orang yang puasa, bagian (yang dipetik) dari puasanya hanyalah lapar dan haus (semata)." HR. Ibnu Majah, Darimi, Ahmad dan Baihaqi.

Semoga bincang sederhana ini bermanfaat. Semoga kita tidak tergolong orang yang berpuasa tapi tidak meraih ampunan Allah Ta'ala. Mari kita ingat, Ramadhan semakin dekat. Sudah saatnya berlatih menahan diri dari saling mengolok menertawakan orang lain via social media, meskipun di hari biasa tetap saja tercela.

Mohammad Fauzil Adhim | Penulis Buku  twitter @kupinang  facebook Mohammad Fauzil Adhim
foto http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2010/08/25/94951_menunggu-waktu-berbuka-puasa-di-mataram--ntb-_663_382.jpg
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya