» » Kisah Cerdas : Sahabat Malam

Kisah Cerdas : Sahabat Malam

Penulis By on Wednesday, March 2, 2016 | No comments


Oleh : Asnurul Hidayati

Pada masa Rasulullah Shallallahu ’alaihi wasallam, seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Umar, ketika pada masa remajanya bermimpi. Adapun mimpinya adalah seolah-olah di tangannya ada selembar kain beludru. Tempat mana saja yang saya ingini di surga, maka beludru itu akan menerbangkanku ke sana. Lalu tampak pula dua orang yang mendatangiku dan ingin membawaku ke neraka. Tetapi satu malaikat menghadang mereka, katanya, “Jangan ganggu!” Maka kedua orang itu pun meluangkan jalan bagiku.

Kemudian Abdullah bin Umar menceritakan mimpinya itu kepada saudara perempuannya yang bernama Hafshah binti Umar, yang merupakan istri Rasulullah. Maka Hafshah pun menceritakan mimpi saudaranya itu kepada Rasulullah. Setelah mendengar cerita itu, Rasulullah mengatakan takwil mimpi itu adalah, “Abdullah akan menjadi laki-laki paling utama, andainya ia sering shalat malam dan banyak melakukannya.”

Maka semenjak mendengar perkataan Rasulullah itu sampai ia pulang dipanggil Allah, Abdullah tidak pernah meninggalkan qiyamul lail baik di waktu mukim maupun  musafir. Ia banyak melakukan shalat, membaca Al Qur’an, berdzikir menyebut nama Allah. Abdullah sangat menyerupai ayahnya dalam hal airmatanya bercucuran bila mendengar ayat-ayat peringatan dari Al Qur’an.

Boleh dikata bahwa Ibnu Umar adalah “Penyerta Malam”, ia biasa mengisi malam untuk shalat. Juga disebut “Kawan Dinihari” yang dipakainya untuk menangis dan memohon diampuni.

Masyaa Allah, sungguh khusyuk hati tokoh dalam kisah tersebut. Amal ibadah telah menghiasi hidupnya dan menjadi kebahagiaan hatinya. Dan keyakinan yang kuat membawa fisiknya untuk beribadah dan beramal dengan mengharap kebahagian yang kekal di akhirat nanti. Orang tua dan pengasuh yang budiman, mari kita bimbing anak-anak kita untuk belajar dari Ibnu Umar.semoga anak kita menjadi bagian dari generasi yang kuat ibadah dan amal sholihnya. Aamiin. 

Sumber : Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah. Khalid Muhamad Khalid. Diponegoro, Bandung.

*) Asnurul Hidayati, Guru MI di Bantul

Admin @emthorif
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya