» » Teknologi Tepat Guna untuk Pembelajaran di Sekolah

Teknologi Tepat Guna untuk Pembelajaran di Sekolah

Penulis By on Wednesday, April 13, 2016 | No comments


Oleh : Rizki Farani, S.Pd., M.Pd.

Perkembangan teknologi memberi dampak pada proses pembelajaran baik proses pembelajaran di institusi pendidikan ataupun pendidikan di masyarakat. Dampak tersebut terlihat pada beberapa aspek, misalnya media pembelajaran dan metode pembelajaran. Media pembelajaran berkembang mulai dari  media cetak, media audio-visual, media komputer sampai dengan multimedia. Variasi media ini mempengaruhi metode pembelajaran yang awalnya hanya terfokus pada pembelajaran satu arah (dari penyampai pesan ke penerima pesan) menjadi pembelajaran interaktif yang menuntut pembelajaran untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Contoh perkembangan proses pembelajaran karena penggunaan teknologi adalah berkembangnya pembelajaran jarak jauh atau yang dikenal dengan online learning yang memberikan kesempatan kepada guru dan siswa untuk berinteraksi dan melaksanakan proses pembelajaran meskipun tidak berada dalam satu lokasi yang sama.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian, penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat membantu dalam banyak hal, misalnya meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, menjelaskan konsep-konsep abstrak yang tidak berwujud, menjelaskan objek-objek yang terlalu kecil (misalnya: bakteri dan atom, besar (misalnya: gunung berapi dan bumi) atau jauh (misalnya: bintang dan bulan), membantu siswa memahami dan mengingat materi dengan mudah dan mewakili semua kondisi kognitif, motorik dan afektif siswa (Arsyad, 2011: 17); namun teknologi belum tentu dapat memberikan manfaat dalam pembelajaran apabila teknologi yang dipilih tidak dikelola dan dikontrol sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakter kognitif siswa.

Contoh kasusnya adalah penggunaan internet untuk pembelajaran bahasa Inggris.  Terdapat banyak sekali situs yang tersedia di internet untuk belajar bahasa Inggris namun siswa belum tentu dapat memilih situs yang tepat sesuai dengan level pembelajaran bahasa Inggris mereka mulai dari pre-elementary, elementary, pre-intermediate, intermediate atau advance.  Ketika siswa tidak bisa memilih sumber belajar yang tepat, maka motivasi belajar mereka mungkin saja berkurang dan mengakibatkan fokus belajar teralihkan untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan materi, misalnya membuka situs untuk permainan atau jejaring sosial. Dalam kondisi seperti ini, guru perlu memberikan deskripsi fokus materi sebelum pembelajaran dimulai agar siswa memahami instruksi-instruksi yang harus mereka lakukan dalam mencapai kompetensi yang diharapkan.

Secara khusus, proses penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat terdiri dari hal-hal sebagai berikut; a) mengetahui karakter umum siswa, misalnya tingkat homogenitas dan heterogenitas dalam gender, agama, budaya dan lingkungan tempat tinggal, b) mengetahui tingkat kognitif siswa, misalnya pemahaman awal siswa tentang materi dan penguasaan siswa terhadap alat-alat teknologi dan c) mengetahui gaya belajar siswa, mulai dari audio, visual dan kinestetik (Smaldino, 2005: 49-51).

Semua data tentang siswa yang tersebut di atas dapat dianalisis oleh guru sebelum proses pembelajaran berlangsung dengan mengadakan observasi, tes awal dan wawancara singkat tentang apa yang disukai oleh siswa. Data juga dapat diambil dari data yng dimiliki oleh pihak sekolah. Implikasi dari pemilihan teknologi yan tepat guna adalah: a) guru dapat memilih sumber belajar yang Islami dan efektik sehingga pembelajaran tidak hanya melbatkan kemampuan kognitif tetapi juga motorik dan afektif; b) guru dapat menciptakan pembelajaran yang bersifat student-centered, artinya desain pembelajaran benar-benar dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa; c) guru dapat meningkatkan komunikasi dengan siswa agar dapat membantu siswa dalam memahami materi dengan mudah dan mencapai kompetensi yang diharapkan dalam situasi belajar yang menyenangkan. Semoga Allah selalu membimbing kita dalam belajar.


*) Rizki Farani, S.Pd., M.Pd. Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Admin @emthorif
Foto https://motivatorkreatif.files.wordpress.com/2014/01/img03232-20131024-10171.jpg
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya