» » Peran Penting Orangtua dalam Membentuk Prestasi Anak

Peran Penting Orangtua dalam Membentuk Prestasi Anak

Penulis By on Monday, June 26, 2017 | No comments


Oleh: Ahmad Budiman

Setiap orangtua adalah guru bagi anaknya. Jadi, bukan hanya sekolah tempat anak bisa menimba ilmu, melainkan saat ia di rumah justru merupakan tempat dimana ia belajar banyak hal. Ketika anak pulang sekolah, sambut ia dengan raut muka yang menyenangkan dan jadikan rumah sebagai tempat yang istimewa bagi anak. Karena untuk membentuk anak yang cerdas dan berprestasi, maka rumah harus pula menjadi tempat ia bisa belajar.

Orangtua memiliki peran yang sangat besar dalam proses tumbuh kembang anak. Cara dan gaya yang digunakan orangtua untuk mendidik anak akan menentukan sebarapa baik konsep diri anak. Semakin baik konsep diri anak, maka semakin mudah anak untuk mencapai kesuksesan yang ia inginkan dalam hidup di masa depan dan begitu juga sebaliknya.

Konsep diri memiliki peran sampai 88% dalam mengatur kehidupan seseorang. Sayangnya, banyak orangtua yang tidak mau repot. Mereka mendidik anak apa adanya, yang penting bisa memberi makan dan menyekolahkan anak. Sekedar seperti itu saja, tanpa memikirkan bagaimana cara membentuk konsep diri anak.

Buruknya konsep diri seorang anak akan mempengaruhi prestasi belajar mereka di sekolah. Memberikan les tambahan atau cara-cara yang diyakini bisa meningkatkan prestasi belajarnya tidak akan maksimal jika konsep diri anak tidak ditingkatkan. Dengan meningkatnya konsep diri anak, maka secara perlahan prestasi belajar mereka juga akan meningkat.

Adalah menjadi tugas dan tanggung jawab orangtua untuk mendukung anak menjadi pribadi yang lebih unggul dalam kehidupan. Berperan dengan baik sesuai dengan kepribadian anak, perkembangan zaman maka Anda bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan dalam diri anak.

Semua orangtua pasti menginginkan anaknya berprestasi di sekolah. Sayangnya, tidak semua anak memiliki ambisi yang besar untuk meraih prestasi. Orangtua sering memberikan target terhadap anak secara berlebihan, akibatnya akan membuat anak tertekan ataupun stres. Ujung-ujungnya, anak menjadi tidak nyaman untuk belajar. Jadi, apa yang harus dilakukan orangtua?

Tips untuk orangtua dalam membentuk prestasi anak
Lihat potensi dan bakat anak
Ada dua hal yang harus dilakukan orangtua untuk mengoptimalkan potensi yang ada dalam anak. Jika memang kemampuan anak hanya rata-rata, jangan dipaksa untuk meraih prestasi sampai di atas rata-rata. Demikian juga untuk anak yang dibawah rata-rata, tidak boleh dipaksakan untuk melebihi batas itu. Namun, bukan berarti jika kemampuan si anak di atas rata-rata, potensinya tidak dapat dikembangkan. Selain batas kemampuan itu, orangtua juga perlu mengetahui bakat atau potensi yang dimiliki anak.

Mengarahkan dan membimbing anak
Setelah mengetahui potensi dan bakat anak, serta kemampuannya. Orangtua harus mengarahkan anak untuk melakukan kegiatan yang diminatinya. Dalam hal ini, orangtua harus menyesuaikan dengan jenjang pendidikan dan umur anak. Untuk anak yang masih duduk di SD, harusnya orangtua tidak perlu memberikan target tertentu. Karena pada usia itu, anak senang belajar untuk bersosialisasi dan bermain. Tapi, mulai SMP, orangtua harus mulai memikirkan dengan cermat kondisi anak-anaknya.

Tentukan bersama tanpa paksaan
Target yang diberikan kepada anak hendaknya ditentukan bersama-sama oleh orangtua dan anak. Orangtua jangan sampai merasa paling berhak menentukan sendiri target pada anak, karena anaklah yang menjalani, jadi anak harus dilibatkan. Ada beberapa dampak positif melibatkan anak dalam menentukan target, antara lain anak bisa menentukan sendiri batas maksimal yang mampu dia raih. Selanjutnya, anakpun juga merasa dihargai.

Penulis: Ahmad Budiman, Pemerhati dunia anak

Foto Ilustrasi : google
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya