» » Shalat Shubuh Seperti Shalat Jum'at

Shalat Shubuh Seperti Shalat Jum'at

Penulis By on Monday, December 18, 2017 | No comments



Oleh : Dr. Subhan Afifi, M.Si.

Mungkinkah Shalat Shubuh jama'ahnya membludak hingga ke jalan raya seperti layaknya Shalat Jum'at ?

Bagi sebagian besar masjid yang masih sepi, mungkin perlu gerakan penyadaran ekstra keras kepada para muslimin tentang dahsyatnya fadilah shalat berjama'ah, terlebih lagi Shubuh berjama'ah, sembari bermohon taufik dan hidayah Allah Ta'ala.

Sangat sering ditemui masjid hanya 1 shof yang tak penuh saja jama'ah Shalat Shubuhnya. Bahkan ada masjid yang muazzin-nya azan dan iqomat memborong peran sebagai imam dan makmum sekaligus, hanya seorang.

Tetapi tidak demikian kondisinya untuk masjid yang telah makmur dengan ta'mir dan jama'ahnya yang terus bergerak. Masjid Jogokariyan Yogyakarta salah satunya. Di sini Shalat Shubuh benar-benar seperti Shalat Jum'at. Ruang masjid 2 lantai yang lebar penuh sesak, bahkan meluber hingga ke jalan raya jika ada moment Kajian Shubuh dengan mendatangkan Ustadz yang dirindukan dan menggerakkan.

Seperti Shubuh berbarokah Sabtu (23/9) ini. Masjid Jogokariyan untuk kesekian kalinya menghadirkan Ustadz Bachtiar Nasir, Ketua GNPF MUI dan Sekjen MIUMI yang memompa semangat jama'ah dengan tema perbincangan "Hijrah, Kesiap-siagaan dan Kebangkitan Islam".

Masjid Jogokariyan ini, sebenarnya dari sisi bangunan biasa saja. Tidak tergolong luas dan megah. Tetapi sangat besar perannya untuk ummat dengan beragam aktivitas yang memberdayakan masyarakat. Menjadi inspirasi dan model masjid makmur untuk negeri.

"Rahasianya,..." ujar Ustadz Bachtiar Nasir dalam prolog ceramah Kajian Shubuhnya, "..ada motor yang terus bergerak. Yang di ta'mir adalah jama'ahnya, bukan sekedar masjidnya."

"Di Jogokariyan ada orang-orang yang tidak pernah berhenti bergerak karena Allah Ta'ala. Seperti tidak kenal lelah. Para sesepuh seperti Ustadz Jazir, Bapak-Bapak Ta'mir, Intelektualnya seperti Ustadz Salim A Fillah, Mas Fani, dan lain-lain, para pemuda, remaja, ibu-ibu, semuanya bergerak," kata Ustadz Bachtiar Nasir.

Maka, Alhamdulillah, biidznillah, dengan proses panjang dan program-program pengembangan untuk memakmurkan masjid yang konsisten, Masjid Jogokariyan berkembang menjadi seperti sekarang. Salah satu indikator makmurnya adalah jama'ah shalat Shubuhnya seperti Shalat Jum'at.

Masjid-masjid kita InsyaAllah bisa makmur seperti Masjid Jogokariyan, asal kita semua mau bergerak. Berharap dan mencari Ridho Allah Ta'ala semata. Bukan yang lain.

----------------
بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ
“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan menuju masjid-masjid, bahwa ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat.” (HR. Abu Daud & Tirmidzi)

Penulis : Dr. Subhan Afifi, M.Si., Kaprodi Ilmu Komunikasi, FISIP UPN Veteran Yogyakarta

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya