» » Anak Harus Belajar Memenangkan Nurani

Anak Harus Belajar Memenangkan Nurani

Penulis By on Friday, January 5, 2018 | No comments

Oleh : Mohammad Fauzil Adhim

Salah satu hal yang berusaha kami tanamkan pada anak-anak adalah prinsip truth over harmony (kebenaran melampaui harmoni). Rukun itu penting, harmonis itu sangat indah. Tetapi ia tidak boleh menciderai kebenaran. Ia tidak bertentangan dengan menginjak-injak nurani. Mereka harus berani bersikap, mengambil pilihan yang teguh, demi memenangkan hati nurani.

Anak-anak harus belajar memenangkan nurani. Persahabatan itu harus kita rawat. Kerukunan harus kita jaga. Tetapi tidak boleh mereka menerabas halal-haram, melanggar garis yang jelas dalam soal haq dan bathil, hanya karena ingin mempertahankan persahabatan. Sikap ini sangat penting agar mereka tak bimbang untuk berkata tidak manakala temannya menyuruh melakukan hal-hal buruk, hanya demi mempertahankan persahabatan. Cukuplah ancaman tidak lagi mau berteman jika anak tidak mau melakukan sebagai bukti bahwa teman itu tidak tulus.

Apakah ini cukup? Tidak. Mereka perlu keteguhan dan keyakinan. Salah satunya keyakinan bahwa jika ia ditinggalkan oleh teman-temannya karena tidak mau melakukan hal yang buruk, merokok misalnya, maka Allah Ta’ala akan gantikan dengan teman lain yang lebih baik. Dalam hal ini, yang paling penting adalah menjaga niat dalam bersikap; berusaha mengingatkan mereka untuk memenangkan nurani, meskipun persahabatan dan kedekatan dengan teman itu sudah sedemikian kuat.

Kenapa ini penting untuk ditanamkan? Banyak anak menjadi perokok bersebab ajakan teman. Tidak sedikit anak yang terjerumus mengkonsumsi minuman keras karena tak mampu bersikap tegas disebabkan tak ingin menciderai persahabatan. Padahal memenangkan nurani bukanlah mengkhianati persahabatan, melainkan justru merawat keyakinan dan kebenaran. Tampaknya sepele, tetapi jika dibiarkan, ini dapat berdampak hingga dewasa. Alangkah runyamnya kalau ini menimpa seorang politisi. Alangkah banyak masalah yang dapat terjadi karena tidak mampu memenangkan nurani.

> Mohammad Fauzil Adhim, Penulis Buku-buku Parenting 
> Foto : google
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya