» » Kedondong

Kedondong

Penulis By on Friday, March 9, 2018 | No comments



Oleh: Ana Noorina 

Buah kedondong dikenal dengan olahannya yang sering dijadikan bahan membuat rujak. Rasa buah ini cenderung asam namun cukup lezat untuk diolah menjadi manisan. Ukurannya kecil dengan warna hijau dan biji buah yang berserat.

Buah kedondong asli berasal dari kawasan Asia Tenggara dengan nama latin Spondias Dulcis Forst.
Buah yang memiliki akar-akar pada bagian bijinya ini juga sangat berkhasiat untuk mengatasi anemia atau penyakit kurang sel darah merah. Pasalnya kandungan zat besi di dalam buah ini cukup banyak sehingga sangat berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah.

Adapun manfaat buah kedondong bagi tubuh yang lainnya adalah dapat menambah daya tahan tubuh. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kandungan gula yang ada dalam buah ini dalam bentuk sukrosa. Bahkan buah kedondong juga merupakan penyembuh luka yang baik karena terdapat kandungan vitamin A di dalamnya.

Karena pergantian waktu yang terus terjadi, maka kita juga berangsur-angsur menua. Namun demikian kita bisa mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit kita, salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi buah kedondong ini.
Pasalnya, buah ini memiliki kandungan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk melindungi molekul penting dalam tubuh yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab penuaan dini.

Manfaat buah kedondong untuk diet juga bisa kita dapatkan karena buah ini mengandung berbagai vitamin pendukung dan mineral yang dapat membuat lemak dalam tubuh luntur. Dengan mengkonsumsinya secara rutin setiap hari maka Anda akan mendapatkan tubuh yang sehat langsing kembali.

Karena banyaknya manfaat buah kedondong ini bagi kesehatan, maka tidak ada salahnya jika sesekali Anda juga memakannya. Karena ada banyak cara untuk menikmatinya, buah ini bisa dimakan langsung dengan sambal atau di buat rujak, di jus atau di buat manisan.

Demikian tadi manfaat buah kedondong untuk kehidupan sehari-hari, semoga bermanfaat.

Penulis: Ana Noorina. Pemerhati gizi

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya