» » Cerdas dalam Mendidik

Cerdas dalam Mendidik

Penulis By on Monday, April 23, 2018 | No comments


Oleh: Romi Padli

Banyak orangtua yang mengorbankan apa saja demi masa depan anaknya, yang kadang kalah keluar dari koridor kebenaran. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apakah pengorbanan ini akan berdampak baik bagi kehidupan anak-anak kita? Jawabannya hanya kita yang tahu.

Peran serta keluarga dalam memberikan kasih sayang untuk mengarahkan dan membangun karakter yang positif merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Ibarat seorang petani yang setiap hari berlelah diri dalam menanam benih di ladangnya. Maka lelah dan letihnya akan menjadi bulir-bulir kebahagiaan yang tak terkira ketika melihat hasil tanamannya tumbuh dan berkembang serta membuahkan hasil yang sempurna.

Orangtua yang sadar akan memetik hasil dari merawat tumbuh kembang anak agar dapat memetik hasil yang terbaik. Pasti akan membuat rancangan konsep yang akan mendampingi kehidupan dalam memperoleh kebaikan yang diingikan. Pupuk yang terbaik bagi bibit yang kita tanam adalah memberikan kasih, sayang dan cinta yang terbaik dalam setiap aktivitas-aktivitas kita.

Mengajarkan cinta kepada anak tentang kesetiaan dan kasih sayang dalam keluarga merupakan hal yang dapat kita lakukan sebagai bekal ilmu untuk masa depan mereka. Kahidupan ini memang selalu membawa hikmah bagi pelakunya. Kesetian dan kasih sayang seorang anak kepada kakak, adik, sanak saudara adalah hasil dari pemberian kasih sayang kita kepada mereka.

Anak-anak adalah kebahagian manusia dalam hidupnya, keceriaan bagi orangtua dalam masa-masa umurnya dan hiburan yang indah bersama mereka. Setiap anak mempunyai fitrah yang suci dalam setiap akhlak dan kebaikannya.

Kecerdasan, kepintaran dan kepiawannya merupakan keberkahan yang selalu hadir dalam setiap sendi-sendi pendidikan orang tuanya. Anak-anak adalah sumber kebahagiaan. Anak-anak adalah ladang kebaikan serta anugrah terindah dari Taala.

Tanggung jawab orangtua kepada anak merupakan tanggung jawab yang besar di hadapan Allah. Oleh karena itu, orangtua yang sholih sadar bahwa anak merupakan amanat yang diberikan Allah kepada kita dan menjadikan amanat tersebut sebagai jalan menuju surga.

Salah satu pesan kebaikan yang diberikan oleh Rasulullah Shallallahualaihi wassallam kepada para sahabat dan orang dicintainya adalah memberikan doa-doa terbaik untuk mereka agar diberikan harta dan anak-anak yang banyak.
Harta dan anak-anak merupakan perhiasan kehidupan dunia, namun perlu diingat bahwa harta dan anak-anak adalah perhiasan dunia yang tidak lama, hal ini sebagaimana tumbuhan yang hidup subur dan berkembang hingga akhirnya mengering.

Oleh sebab itulah, peran kita sebagai orangtua adalah memberikan pendidikan yang terbaik sesuai kemampuan anak-anak kita dan menjaga mereka agar tidak terjerumus ke jalan yang dimurkai Allah.

Seorang muslim yang sadar bahwa salah satu harta yang paling berharga dalam hidupnya adalah anak-anaknya, maka ia akan senantiasa merawat, mengayomi dan memberikan tauladan terbaik dengan akhlak yang ada dalam dirinya.

Begitupun juga dengan mengajarkan tentang kisah dan tauladan terbaik dari Rasulullah dan para sahabat merupakan salah satu hal yang bisa kita lakukan dalam mendidik anak-anak kita. Orangtua harus sadar akan investasi dalam mendidik anak-anaknya karena mereka merupakan karunia terbesar yang diberikan Allah Azza wajalla.

Bagi orangtua yang sholih, mendidik anak-anaknya pada era ini justru akan menjadi motivasi dalam kehidupannya. Kemudian mereka senantiasa akan memulai pendidikannya dengan mensholihkan kepribadianya. Walaupun menjadikan anak yang sholih merupakan hak prerogatif Allah.

Disadari atau tidak, pengaruh kebaikan keluarga dan peran sertanya dalam mendidik akan selalu berdampak positif dalam kehidupan anak-anaknya kelak. Namun perlu diingat pendidikan yang baik dalam membangun anak yang berkarakter selalu dimulai dengan hanya mengharap ridho Allah.

Niat yang tulus dan usaha yang ikhlas akan melahirkan kebaikan-kebaikan yang bernilai ibadah disisi Allah. Dan tentunya hal ini juga akan menjadikan diri kita tetap istiqomah dalam mendidik dan berusaha membangun karakter yang positif bagi kebaikan anak-anak kita.Oleh karenanya apapun kebaikan dan peran kita dalam mendidik anak menjadi soleh merupakan bukti kita taat akan perintah Allah.||

Penulis: Romi Padli, Guru SDIT Hidayatullah Sleman
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya