» » Kasih Sayang

Kasih Sayang

Penulis By on Sunday, December 30, 2018 | No comments


Oleh : Yulias Fita Ari Antika, S.Pd.

"Us, aku bantu," pagi-pagi seperti biasa beberapa murid menghampiri dan bersalaman, dan tentu saja menawarkan bantuannya.

"Ndak usah mbak, ustadzah cuma bawa tas aja kok, yuk naik," kataku, mengajak mereka naik ke lantai 3 kelas kami berada.

Sampai di depan pintu kelas, sepertinya ada yang tidak biasa,  dan benar saja. Ada yang berbeda dalam kelas, anak-anak bergerombol mengelilingiku dan mengucapkan selamat hari guru. Memberiku kue dan beberapa surat. Ini dari kelas 5b ya ust, katanya.

MasyaAllah. Kalian sungguh membuat baper. Surat kalian apa lagi. Benar-benar baper.

"Kenapa mbak?", tanyaku pada mereka saat terdengar samar-samar mereka berdoa namun seperti malu-malu. "Gapapa ust". Jawabnya. "Berdoa apa? Kok pelan, biar ustadzah tahu?"

"Semoga ustadzah segera dapat jodoh". Jawab mereka serempak.

MasyaAllah, aku hanya senyum-senyum, begitu kalian memikirkan gurumu ini, Nak. Kalian sudah besar memang ya, jadi sudah mengerti dengan hal seperti ini. 

"Aamiin". Jawabku.

Membaca surat dari kalian. Menerima semua yang kalian lakukan membuat semakin sayang pada kalian. 

Kalian yang diri ini selalu berharap dan berdoa semoga menjadi mujahidah tangguh nan shalihah, berakhlak mulia dan menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtua.

Bahagia ketika kalian begitu mudah dikondisikan dalam kelas. Bahagia ketika kalian khusyuk ketika shalat dan membaca Al-Qur'an. Bahagia ketika melihat kalian saling mengingatkan teman dalam kebenaran dan kebaikan. Bahagia ketika kalian menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Dan sangat bahagia ketika itu semua diri ini berperan di dalamnya. Allah behind tentu saja.

Mengajari kalian serasa mengajar anak sendiri (meski belum punya anak). Merasakan penuh kasih sayang kalian kepada diri ini.

Allah, terimakasih pernah memberikan mereka dalam hidup ini. Apa pun amanah tahun selanjutnya nanti. Di kelas mana pun diri ini diamanahkan. Mampukan ya Allah. Kuatkan.

Karna. Guru itu bukan sekedar profesi. Lebih dari itu.

15.18. Balong. Sabtu, 24 Nopember 2018
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya