» » » Berapa Lama Bulan Madu?

Berapa Lama Bulan Madu?

Penulis By on Friday, July 12, 2019 | No comments

Oleh : Cahyadi Takariawan

Gejala bulan madu pada pengantin baru, disebut juga sebagai fase romantic love, adalah masa penuh dengan keindahan.

Namun, berapa lamakah masa ini bertahan? Dailymail melaporkan hasil sebuah survei terhadap 2.000 pasangan menikah, bahwa setelah tiga setengah (3,5) tahun usia pernikahan, mereka mulai kehilangan semangat untuk berkencan.

Bahkan survei lainnya memberikan hasil yang lebih pendek, yaitu 14 bulan saja.

Setelah melewati masa tersebut, banyak pasangan lebih memilih tidur daripada bercinta, lebih memilih aktivitas sendiri daripada berdua, dan mulai berhenti mengatakan kata cinta.

Penelitian menunjukkan bahwa usia 3,5 tahun ---dalam survei lainnya : 14 bulan--- merupakan masa-masa bulan madu yang sudah berakhir.

Setelah itu pasangan mulai jarang saling memeluk, jarang tidur bersama, atau bahkan makan bersama.

Mereka mulai tidur di waktu yang berbeda, makan di waktu yang berbeda, dan tidak saling mengobrol ketika berdua.

Pada saat itulah mereka mulai sering bertengkar, karena sudah berada dalam situasi yang “normal” setelah selesai dengan masa bulan madunya.

Pada masa bulan madu, suami dan istri melewati hari-hari dengan penuh kebahagiaan. Satu dengan yang lainnya memiliki semangat yang tinggi untuk membahagiakan pasangannya.

Berbagai upaya dilakukan untuk tampil sempurna di hadapan pasangan dan sekaligus usaha membahagiakan pasangan dengan menjaga penampilan, kebersihan, aroma yang menyenangkan, serta pelayanan yang memuaskan.

Namun seiring perjalanan waktu, suasana itu memudar, maka suasana menjadi “normal” dan biasa saja.

Sesungguhnya suasana bulan madu bisa dipertahankan oleh suami istri, walau tentu saja bentuk dan kondisinya berbeda, namun suasana kejiwaannya masih tetap sama.

Yang diperlukan adalah kesediaan dari suami dan istri untuk selalu menjaga dan memperbarui suasana kedekatan dan kebersamaan dengan pasangan.

Walau bulan madu telah berlalu, namun cinta mereka semakin menggebu.
Cahyadi Takariawan, Penulis Buku dan Motivator

Sumber : IG Cahyadi_Takariawan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya