» » » Mencapai Kemenangan Cinta dalam Kehidupan Pernikahan

Mencapai Kemenangan Cinta dalam Kehidupan Pernikahan

Penulis By on Wednesday, November 13, 2019 | No comments

Oleh : Cahyadi Takariawan

Di antara faktor yang menghadirkan kebahagiaan dalam kehidupan pernikahan adalah kondisi jiwa suami dan istri, sebagai pembentuk utama sebuah keluarga.

Sebagaimana ditemukan oleh John Defrain dalam studinya tentang Strong Family (1999), hubungan yang kuat antara suami dan istri adalah hal sentral dalam banyak keluarga. Jika kondisi jiwa suami dan istri baik, akan menghasilkan kualitas hubungan yang juga baik.

Saya ingin mengajak berbincang tentang ruang-ruang dalam jiwa manusia. Saya melihat bahwa banyak masalah dan konflik dalam pernikahan, disebabkan oleh tidak lengkapnya ruang dalam jiwa suami maupun istri.

Mereka hanya memiliki ekspektasi, namun tidak mau beradaptasi dan berkompromi. Dampaknya, hidup berumah tangga diwarnai oleh tegangan tinggi. Konflik meledak setiap hari. Saling menyalahkan, saling menyerang, saling melukai, saling menyakiti.

Seperti apa kondisi jiwa suami dan istri yang akan menghadirkan kebahagiaan dalam pernikahan? Jika jiwa manusia berbentuk kotak, maka dalam kotak tersebut hendaknya terdapat enam ruang sekaligus, dengan fungsi yang berbeda-beda.

Pertama, Ruang Ekspektasi

Setiap laki-laki dan perempuan yang hendak menikah, pasti memiliki sejumlah ekpektasi terhadap pasangan, maupun terhadap kehidupan rumah tangganya kelak.

Mereka juga memiliki cita-cita, harapan, dan keinginan akan kehidupannya di masa yang akan datang. Mereka sama-sama menghendaki calon pendamping yang bersedia menemani proses menuju tercapainya cita-cita masing-masing.

Kedua, Ruang Diskusi

Setelah menikah, suami dan istri harus bersedia melakukan dialog atau diskusi atas segala sesuatu yang menjadi ekspektasi dan impian pribadi masing-masing.

Sediakan ruang untuk berdialog, bahkan mendialogkan hal-hal yang sudah menjadi mimpi yang dibangun selama ini.

Pada saat masih lajang, tentu tidak masalah menetapkan ekspektasi setinggi langit. Namun setelah menikah, semua ekspektasi harus melewati proses dialog dengan pasangan.

Model @amar_hadid
@deniarshaputri

Foto @azkaluna

Cahyadi Takariawan, Penulis Buku dan Motivator Pernikahan
Sumber : IG Cahyadi_Takariawan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya